Festival Kesenian
Acara ini menjadi puncak dari serangkaian kegiatan bertema 'Ngajomantara' yang telah berlangsung sejak 1 Agustus.
Festival dibuka dengan penampilan seni tradisional toleat, pencak silat, pupuh, serta sambutan-sambutan dari para pejabat terkait, diikuti oleh pembagian hadiah kepada para pemenang lomba-lomba yang telah diadakan sebelumnya.
Tidak hanya itu, festival pun menampilkan berbagai seni tradisional seperti Genjring Ronyok, kesenian modern yang di isi oleh Himpunan Artis Penyanyi dan Musisi Indonesia (HAPMI) Kabupaten Subang, serta penampilan Topeng Menor dan Topeng Banjet, menambah kemeriahan acara.
Selain ragam kesenian, festival Museum Subang juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM di Kabupaten Subang untuk memamerkan produk mereka, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendukung dan mengenal lebih dekat produk lokal.